Berita Terkini

148

Anggota KPU RI Iffa Rosita Kunjungi KPU Wonosobo, Jadi Narasumber Podcast Pilar

Wonosobo — Anggota KPU Republik Indonesia Divisi Hukum dan Pengawasan Iffa Rosita bersama Anggota KPU Provinsi Jawa Tengah Divisi Hukum dan Pengawasan Muslim Aisa, melakukan kunjungan kerja ke KPU Kabupaten Wonosobo pada Kamis, 13 November 2025. Dalam agenda kunjungan tersebut, Iffa Rosita berkesempatan menjadi narasumber pada Podcast “Pilar” KPU Kabupaten Wonosobo yang dipandu oleh Robingul Ahsan. Podcast ini membahas pengalaman, perspektif, serta nilai-nilai integritas dalam penyelenggaraan pemilu. Dalam sesi podcast, Iffa Rosita mengulas sejumlah topik, di antaranya: Alasan kecintaannya terhadap dunia penyelenggaraan pemilu, Pengalaman panjangnya sebagai penyelenggara mulai dari PPK hingga menjadi anggota KPU RI, Peran dan warna kepemimpinan perempuan dalam penyelenggaraan pemilu, Tantangan yang dihadapi divisi hukum dan pengawasan di berbagai tingkatan penyelenggara pemilu, Prinsip-prinsip yang ia pedomani dalam menjaga integritas lembaga, serta definisi satu kata yang menurutnya paling tepat menggambarkan Divisi Hukum dan Pengawasan. Iffa Rosita berharap dialog seperti ini dapat memperkuat pemahaman publik sekaligus meneguhkan komitmen penyelenggara pemilu terhadap prinsip integritas, profesionalitas, dan transparansi. KPU Wonosobo menyambut baik kunjungan ini sebagai wujud penguatan kelembagaan dan ruang belajar bersama antara KPU di tingkat pusat, provinsi, dan kabupaten dalam menghadapi tantangan penyelenggaraan pemilu ke depan.  


Selengkapnya
152

KPU Kabupaten Wonosobo Tanamkan Kesadaran Budaya Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi

Wonosobo - Jajaran Komisioner dan sekretariat KPU Kabupaten Wonosobo bertempat di Kantor KPU Kabupaten Wonosobo, melaksanakan kegiatan Selasa Belajar Bersama dengan materi “Penanaman Kesadaran Budaya Antikorupsi dan Pengendalian Gratifikasi” pada Selasa, 11 November 2025. Kegiatan yang dipaparkan oleh Kabul, Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Wonosobo ini bertujuan untuk memperkuat integritas dan budaya bersih dari korupsi di lingkungan Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Wonosobo.   Dalam paparannya, Kabul menegaskan bahwa korupsi masih menjadi ancaman serius bagi tata kelola pemerintahan. Berdasarkan data KPK 2024, Indeks Persepsi Korupsi Indonesia berada di angka 37 dari 100, sementara Indeks Integritas Nasional hanya mencapai 71,53, yang berarti masih kategori rentan. Kabul juga menerangkan bahwa Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK) KPU Kabupaten Wonosobo mencapai 91 dari 100 yang dilakukan melalui survei kepada masyarakat umum.   “Integritas adalah kunci birokrasi bersih. KPU Kabupaten Wonosobo sebagai lembaga layanan publik harus menjadi teladan dalam menolak segala bentuk gratifikasi dan penyalahgunaan wewenang,” ujar Kabul.   Dalam materi menyoroti jenis-jenis korupsi dan gratifikasi berdasarkan UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 serta Peraturan KPK No. 2 Tahun 2019, termasuk bentuk gratifikasi yang wajib dan tidak wajib dilaporkan. Kabul menegaskan pentingnya kepemimpinan berintegritas dan sistem pengawasan internal (APIP) untuk mencegah praktik korupsi. Ia juga mendorong seluruh pegawai agar berani menolak penyimpangan serta aktif melapor jika menemukan indikasi koruptif.   “Budaya integritas harus dimulai dari pimpinan dan dijaga oleh seluruh jajaran, jangan mau jadi pelaku, jangan pula jadi korban korupsi,” tegasnya.   Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen KPU Wonosobo dalam membangun lembaga yang transparan, akuntabel, dan bebas dari gratifikasi, sekaligus mendukung gerakan nasional pencegahan korupsi yang dicanangkan KPK. Bentuk kegiatan yang dilakukan oleh KPU kabupaten Wonosobo diantarannya: KPU Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan Penandatanganan Pakta lntegritas Tahun 2025 kepada seluruh jajaran pimpinan dan pegawai; KPU Kabupaten Wonosobo melaksanakan Penandatanganan Perjanjian Kinerja kepada seluruh jajaran pimpinan dan pegawai; KPU Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan apel rutin senin pagi yang melibatkan Ketua, Anggota dan seluruh jajaran secretariat KPU Kabupaten Wonosobo; KPU Kabupaten Wonosobo menyelenggarakan rapat pleno rutin setiap hari senin yang melibatkan Ketua, Anggota dan seluruh jajaran structural; KPU Kabupaten Wonosobo melakukan sosialisasi pengendalian gratifikasi di baik secara tatap muka dan juga melalui media sosialisasi seperti pembuatan x-banner dan melalui website, serta media social resmi KPU Kabupaten Wonosobo. Harapannya melalui hal kecil yang dilakukan akan menjadi pencegah untuk terjadinya hal-hal buruk yang lebih besar.


Selengkapnya
104

KPU Kabupaten Wonosobo Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025

Wonosobo – 10 November 2025. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo melaksanakan upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025 di halaman kantor KPU Kabupaten Wonosobo pada Senin (10/11). Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti oleh seluruh jajaran Komisioner, Sekretaris, dan Staf Sekretariat KPU Kabupaten Wonosobo. Ketua KPU Kabupaten Wonosobo, Ruliawan Nugroho, bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam amanatnya, beliau menyampaikan bahwa peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum penting untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang tanpa pamrih demi kemerdekaan bangsa. Tema peringatan Hari Pahlawan tahun ini, “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, mengandung pesan agar seluruh elemen masyarakat meneladani semangat juang para pahlawan dengan terus berkarya dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.


Selengkapnya
280

Serah Terima Laporan Kegiatan Pendidikan Politik Kerjasama Badan Kesatuan Bangsa dan Politik dengan KPU Kabupaten Wonosobo

Wonosobo, 7 November 2025 — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Wonosobo secara resmi menyerahkan laporan pelaksanaan kegiatan Pendidikan Politik kepada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini merupakan bagian dari kerja sama antara kedua lembaga dalam rangka meningkatkan kesadaran dan partisipasi politik masyarakat di Kabupaten Wonosobo. Serah terima laporan dilaksanakan di Kantor Badan Kesbangpol Kabupaten Wonosobo dan dihadiri oleh Ketua serta jajaran anggota KPU Kabupaten Wonosobo, bersama Kepala Badan Kesbangpol dan staf terkait. Kegiatan Pendidikan Politik yang dilaksanakan bersama ini bertujuan untuk memperluas pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai demokrasi, hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta pentingnya berpartisipasi aktif dalam setiap tahapan pemilihan umum. Program ini menyasar berbagai segmen masyarakat melalui empat kegiatan utama, yaitu: Pendidikan Politik untuk Pemilih Pemula Menumbuhkan kesadaran politik sejak dini dan memberikan pemahaman tentang pentingnya menggunakan hak pilih secara cerdas dan bertanggung jawab. Pendidikan Politik untuk Pemilih Perempuan Mendorong keterlibatan aktif perempuan dalam politik serta memperkuat peran strategis perempuan dalam proses demokrasi dan pembangunan bangsa. Pendidikan Politik untuk Pemilih Disabilitas Memberikan edukasi politik yang inklusif bagi pemilih penyandang disabilitas agar mereka memiliki akses dan kesempatan yang sama dalam menggunakan hak pilih. Pendidikan Politik untuk Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda Memperkuat kapasitas ormas dan organisasi kepemudaan dalam membangun kesadaran politik serta berperan aktif menjaga demokrasi yang partisipatif dan damai. Dengan penyerahan laporan kegiatan ini, diharapkan kolaborasi antara KPU dan Badan Kesbangpol Kabupaten Wonosobo terus berlanjut dalam berbagai program strategis, guna menciptakan masyarakat yang semakin cerdas, inklusif, dan berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi.


Selengkapnya
312

Koordinasi KPU Kabupaten Wonosobo ke Dinas Dukcapil Wonosobo terkait Pemutakhiran Data Berkelanjutan Triwulan IV

Wonosobo - Komisioner KPU Kabupaten Wonosobo, divisi perencanaan data dan informasi, Ibu Yusy Arafah beserta jajaran Sekretariat KPU Kabupaten Wonosobo bagian perencanaan data dan informasi melakukan koordinasi ke Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Wonosobo pada hari Rabu, 5 November 2025. Kunjungan dan koordinasi dilakukan terkait persiapan rekapitulasi pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) triwulan IV yang akan dilaksanakan pada Bulan Desember Tahun 2025. Kunjungan ke Disdukcapil diterima langsung oleh Plt.Kepala Dinas Dukcapil, Bapak Yusuf Hariyanto, Sekretaris Dinas Dukcapil, Kabid Pengelolaan Informasi Administrasi Kependidikan Dinas Dukcapil dan Operator PIAK. Ibu Yusy menyampaikan terkait data yang digunakan dalam pemutakhiran data pemilih berkelanjutan berasal dari data Kemendagri yang diturunkan ke KPU Kabupaten / Kota melalui KPU RI dan KPU Provinsi.  Data yang diturunkan berupa pemilih baru dan pemilih tidak memenuhi syarat. Pemilih baru terdiri dari pemilih pemula dan pemilih pindah masuk. Sedangkan, pemilih tidak memenuhi syarat terdiri dari pemilih meninggal, pemilih ganda, WNA, dan pemilih pindah keluar. Koordinasi yang dilakukan dimaksudkan untuk melakukan penyandingan data terutama terkait pemilih baru. Penyandingan dilakukan agar pemilih baru yang dimutakhirkan datanya valid dan lengkap. Selain untuk melakukan penyandingan data, KPU Wonosobo juga bermaksud untuk meminta data terkait pemilih meninggal dan pindah keluar pada rentang waktu bulan Juli – Oktober 2025. Dikarenakan data yang diperoleh dari Kemendagri adalah data konsolidasi bersih semester I.  Bapak Yusuf Hariyanto selaku Plt. Kepala Dinas Dukcapil Wonosobo menyampaikan terimakasih atas kunjungan dan koordinasi yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Wonosobo. Kerjasama dan koordinasi yang dilakukan antara Dinas Dukcapil hingga saat ini berjalan dengan cukup baik. Selain itu adanya perjanjian kerjasama antara Kemendagri dan KPU RI juga memberikan kemudahan bagi KPU untuk melakukan pemutakhiran data berkelanjutan. Selain melakukan perjanjian kerjasama, Kemendagri juga memberikan open acess untuk pemanfaatan DWH Dukcapil yang dapat digunakan oleh KPU untuk melakukan validasi NIK. Hingga bulan November jumlah pemilih pemula yang belum melakukan perekaman masih sekitar Sembilan ribu pemilih dari data sebelumnya sejumlah tiga belas ribu pemilih. Dinas Dukcapil terus melaksanakan proses pelaksanaan perekaman dengan melakukan jemput bola baik di sekolah – sekolah maupun untuk lansia. Kendala yang ditemui dalam proses pemutakhiran data adalah terkait kematian yang tidak terlaporkan dari desa / kelurahan, sehingga memperlambat proses updating data kependudukan. Kegiatan koordinasi ditutup dengan harapan bersama antara Dinas Dukcapil dan KPU Wonosobo untuk terus bekerjasama dengan baik dalam rangka mewujudkan pemutakhiran data pemilih yang akuntabel dan berkualitas.


Selengkapnya
216

KPU kabupaten Wonosobo telah Melaksanakan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK)

KPU Kabupaten Wonosobo telah melaksanakan Survei Persepsi Anti Korupsi (SPAK) Semester I Tahun 2025 sebagai bagian dari upaya pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Berdasarkan hasil survei yang melibatkan 70 responden, diperoleh nilai Indeks Persepsi Anti Korupsi 91,31% dengan kategori Bersih dari Korupsi. Survei ini mengukur lima komponen utama, yaitu: 1️⃣ Diskriminasi Pelayanan 2️⃣ Kecurangan Pelayanan 3️⃣ Penerimaan Imbalan dan/atau Gratifikasi 4️⃣ Pungutan Liar 5️⃣ Percaloan Hasil ini menjadi bukti komitmen kami untuk terus menjaga integritas, transparansi, dan pelayanan publik yang bersih dari korupsi.


Selengkapnya